Meperidin merupakan salah satu obat analgesik, yang termasuk golongan analgesik narkotik [1]. Meperidin juga dikenal sebagai petidin.Koefisien partisi menunjukkan lipofilitas yaitu kemudahan suatu senyawa untuk larut dalam lemak. Perhitungan koefisien partisi tiap-tiap molekul dalam satu seri senyawa meperidin ditentukan dengan Compute-QSAR Properties-Log P.
Meperidin merupakan salah satu obat analgesik, yang termasuk golongan analgesik narkotik. Dalam mempelajari aktivitas suatu obat dengan metode HKSA (Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas) atau Quantitative Structure-Activity Relationship (QSAR) melibatkan beberapa parameter. Ada tiga macam parameter fisika kimia yang dapat digunakan untuk memprediksi molekul obat baru yang lebih potensial, yaitu parameter hidrofobik, efek elektronik, dan efek sterik https://youtu.be/P8qLofhjsXM
Pada saat koefisien partisi suatu obat besar, lipofilisitas dari suatu obat akan semakin besar pula. Jika koefisien partisi suatu obat kecil dan obat sukar larut dalam lemak, apakah ada cara yang tepat untuk menambah koefisien partisi obat sehingga obat dapat larut dalam lemak ?
BalasHapusAda beberapa cara untuk meningkatkan koefisien partisi obat agar dapat larut dalam lemak. Salah satunya adalah dengan menambahkan senyawa pengemulsi atau surfaktan ke dalam formulasi obat. Senyawa ini dapat membantu obat terdispersi secara merata dalam fase lemak, sehingga meningkatkan kelarutan obat dalam lemak. Selain itu, penggunaan teknologi tertentu seperti nanoteknologi juga dapat meningkatkan kelarutan obat dalam lemak.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus