Langsung ke konten utama

Kimia Medisinal 12

 Meperidin merupakan salah satu obat analgesik, yang termasuk golongan analgesik narkotik.

Dalam mempelajari aktivitas suatu obat dengan metode HKSA (Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas) atau Quantitative Structure-Activity Relationship (QSAR) melibatkan beberapa parameter. Ada tiga macam parameter fisika kimia yang dapat digunakan untuk memprediksi molekul obat baru yang lebih potensial, yaitu parameter hidrofobik, efek elektronik, dan efek sterik

https://youtu.be/P8qLofhjsXM


Komentar

  1. Pada analisis struktuk senyawa analgesik yang diuji adlah meperidin. meperidin merupakan obat analgesik golongan anlagesik narkotik. untuk melihat aktivitasnya digunakanlah metode HKSA yang melibatkan beberapa parameter. Mengapa metode HKSA dipilih dalam analasis ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena metode HKSA dapat dilakukan pendekatan yang menghubungkan
      struktur dan aktivitas biologi di dalam tubuh yang kemudian akan dinyatakan secara matematis

      Hapus
  2. Pada saat perhitungan struktur sterik yang terdiri dari luas permukaan, refraktifitas molar, volume molekular, massa, dan energi hidrasi
    ditentukan dengan menggunakan Compute-QSAR Properties. Bagaimana perhitungan sterik tersebut dapat diketahui dengan Compute-QSAR Properties?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptor-deskriptor hasil perhitungan teoritik untuk menjabarkan parameter yang dikaji dalam hubungannya dengan aktivitas biologis.

      Hapus
  3. Mengapa salah satu turunan mepiridin yang pada posisi ikatan tertentu dapat memberikan efek analgesik yang lebih besar daripada struktur induk mepiridin itu sendiri?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aktivitas analgesik senyawa turunan meperidin dipengaruhi secara signifikan oleh variasi deskriptor, terutama deskriptor elektronik yang memiliki pengaruh lebih dominan daripada deskriptor sterik dan hidrofobik. Pengaruh terbesar adalah dari muatan pada atom N, hal itu dikarenakan atom Nitrogen merupakan bagian yang sangat penting dalam suatu senyawa analgesik.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia Medisinal 14

Toksisitas dapat menyebabkan kerusakan beberapa organ tubuh, salah satunya adalah hati. Kerusakan hati karena bat dan zat kimia dapat terjadi akibat hilangnya kemampuan regenerasi sel hati, sehingga hati akan mengalami kerusakan permanen yang dapat menimbulkan kematian. Uji toksisitas diperlukan untuk menilai keamanan suatu obat, maupun bahan yang dipakai sebagai suplemen ataupun makanan. https://youtu.be/-zBxJ09KMHY

Kimia Medisinal 3

 Link youtube materi pertemuan ketiga " Reaksi Kimia Di dalam Tubuh" https://youtu.be/WMDwsCMJIKY Katabolisme merupakan reaksi penguraian dari senyawa atau molekul kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana. Reaksi ini bersifat eksergonik