Toksisitas dapat menyebabkan kerusakan beberapa organ tubuh, salah satunya adalah hati. Kerusakan hati karena bat dan zat kimia dapat terjadi akibat hilangnya kemampuan regenerasi sel hati, sehingga hati akan mengalami kerusakan permanen yang dapat menimbulkan kematian. Uji toksisitas diperlukan untuk menilai keamanan suatu obat, maupun bahan yang dipakai sebagai suplemen ataupun makanan.
Meperidin merupakan salah satu obat analgesik, yang termasuk golongan analgesik narkotik. Dalam mempelajari aktivitas suatu obat dengan metode HKSA (Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas) atau Quantitative Structure-Activity Relationship (QSAR) melibatkan beberapa parameter. Ada tiga macam parameter fisika kimia yang dapat digunakan untuk memprediksi molekul obat baru yang lebih potensial, yaitu parameter hidrofobik, efek elektronik, dan efek sterik https://youtu.be/P8qLofhjsXM
Bagaimana pengaruh eliminiasi obat di hati pada pasien yang megalami kerusakan organ hati?
BalasHapuspengaruh eliminasi obat di hati pada pasien yang mengalami kerusakan organ hati dapat meningkatkan kerentanan terjadinya kerusakan hati oleh obat
HapusBagaimana hasil pengujian toksis dapat dikatakan aman? apa parameternya?
BalasHapusBerdasarkan LD50 dan tidak menganggu hewan uji
Hapus