Langsung ke konten utama

Kimia Medisinal 7

 Hubungan Antara Stereokimia dan Aktivitas Biologis Platina(II) Kompleks Chelated dengan Chiral Diamine Ligands, dimana disni dijelaskan secara ringkas bahwa

    Asal muasal perbedaan aktivitas antara stereoisomer kompleks platina(II) antikanker yang dikelat dengan ligan diamina kiral hampir secara eksklusif dijelaskan oleh interaksi diastereoselektif dengan DNA. Meskipun model ini telah diterima secara luas dalam percobaan in vitro dan in vivo menunjukkan beberapa hasil yang bertentangan, yang mengarah pada kesimpulan bahwa biomolekul lain mungkin juga bertanggung jawab atas stereoselektivitas ini. Senyawa ini, disebut bionukleofil, dalam kebanyakan kasus adalah asam amino atau protein yang ada dalam cairan biologis.

https://youtu.be/61r_erWQt2I


Komentar

  1. Berdasarkan jurnal yang saya dapatkan dapat diketahui bahwa mekanisme aktivitas antikanker melibatkan pembentukan adisi platinum-DNA yang mampu menghambat sintesis DNA dan RNA. Sementara ligan yang meninggalkan anionik cenderung berperan dalam menentukan pengangkutan kompleks ke seluruh organisme hidup, ligan amina yang tidak dapat ditukar memainkan peran penting dalam pembentukan adisi obat-DNA dan stereokimia. lalu bagaimana perbedaan konfigurasi dari ligan yang tidak meninggalkan anionik apakah ligan tsb dapat memengaruhi sifat pengikatan DNA terhadap aktivitas biologis kompleks pada platina?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak penelitian, menggunakan pemodelan molekuler, teknik
      spektroskopi dan kristalografi, telah menunjukkan interaksi yang menguntungkan
      secara energetik antara ligan kiral dari stereoisomer kompleks platinum dan
      struktur DNA atau nukleotida kecil

      Hapus
  2. bagaimana penjelasan mengenai biomolekul apa yang mungkin dapat bertanggung jawab atas stereoselektivitas dan pengaruhnya terhadap obat-obatan platinum kiral?

    BalasHapus
    Balasan
    1. .Senyawa ini, disebut bionukleofil, dalam kebanyakan kasus adalah asam amino atau protein yang ada dalam cairan biologis.Karena molekul kiral ini sangat reaktif terhadap kompleks platina, mereka mungkin berkontribusi terhadap stereoselektivitas, tetapi juga terhadap resistensi dan toksisitas

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. bagaimana kiralitas pada atom karbon dari ligan dapat mempengaruhi pemrosesan adisi didalam sel?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kiralitas ligan dapat mempengaruhi orientasi basa DNA

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia Medisinal 14

Toksisitas dapat menyebabkan kerusakan beberapa organ tubuh, salah satunya adalah hati. Kerusakan hati karena bat dan zat kimia dapat terjadi akibat hilangnya kemampuan regenerasi sel hati, sehingga hati akan mengalami kerusakan permanen yang dapat menimbulkan kematian. Uji toksisitas diperlukan untuk menilai keamanan suatu obat, maupun bahan yang dipakai sebagai suplemen ataupun makanan. https://youtu.be/-zBxJ09KMHY

Kimia Medisinal 12

 Meperidin merupakan salah satu obat analgesik, yang termasuk golongan analgesik narkotik. Dalam mempelajari aktivitas suatu obat dengan metode HKSA (Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas) atau Quantitative Structure-Activity Relationship (QSAR) melibatkan beberapa parameter. Ada tiga macam parameter fisika kimia yang dapat digunakan untuk memprediksi molekul obat baru yang lebih potensial, yaitu parameter hidrofobik, efek elektronik, dan efek sterik https://youtu.be/P8qLofhjsXM

Kimia Medisinal 3

 Link youtube materi pertemuan ketiga " Reaksi Kimia Di dalam Tubuh" https://youtu.be/WMDwsCMJIKY Katabolisme merupakan reaksi penguraian dari senyawa atau molekul kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana. Reaksi ini bersifat eksergonik