Farmakodinamik adalah kajian mengenai sensitivitas atau responsivitas intrinsik tubuh terhadap suatu obat dan mekanisme dimana efek-efek ini terjadi. farmakodinamik dapat juga dilihat sebagai apa yang dilakukan oleh obat terhadap tubuh.
Tramadol adalah obat untuk meredakan nyeri sedang hingga berat, seperti nyeri pascaoperasi. Obat ini tidak ditujukan untuk digunakan terus menerus dan bukan untuk meredakan nyeri ringan. Obat ini hanya boleh digunakan sesuai dengan resep dokter. Tramadol termasuk dalam golongan opioid. Obat ini bekerja dengan menghambat penghantaran sinyal rasa nyeri di sistem saraf pusat. Cara kerja ini akan mengurangi rasa sakit yang dirasakan oleh tubuh.
Tadi dikatakan bahwa tramadol dapat digunakan sebagai obat pereda nyeri pasca operasi. Mengapa tramadol menjadi pilihan untuk digunakan sebagai obat pereda nyeri pasca operasi?
BalasHapusLali saya membaca literatur, bahwasanny tramadol dapat digunakan secara kombinasi dengan parasetamol, dan akan menghasilkan efek farmakologi yg lebih aman, mengapa demikian?
Tramadol adalah obat opioid dengan karakteristik farmakodinamik berbeda dengan opioid klasik, dimana ini adalah opioid yang lemah yang juga menghambat serotonin dan noradrenalin. Metabolit tramadol M1 mengikat MOR dengan afinitas rendah, sedangkan molekul orangtua menghambat serotonin dan penyerapan noradrenalin yang menyebabkan aktivasi jalur penghambatan monoaminergik penghambatan yang menurun.Dampak morfin atau tramadol pada fungsi kekebalan dipelajari pada pasien yang menjalani operasi dan dirawat untuk rasa sakit pasca operasi.Pasien yang diobati dengan tramadol pada dosis equianalgesik dengan morfin menunjukkan pemulihan yang lebih cepat dan parameter imun yang tertekan dengan pembedahan.
HapusPergolizzi et al menyebutkan bahwa kombinasi analgesik parasetamol dan tramadol
Hapusterbukti efektif mengatasi nyeri akut pasca operasi dental, ortopedi dan operasi abdominal, fibromyalgia, migraine, dan lain lain.Kombinasi analgesik parasetamol dan tramadol dengan dosis yang lebih rendah efektif untuk mengatasi nyeri dan cukup untuk mengurangi efek samping.Sesuai dengan pernyataan bahwa kombinasi analgesik parasetamol dan tramadol dapat mengurangi efek samping yang timbul, penelitian Asamara dan Nugroho menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi parasetamol dan tramadol dapat menurunkan kadar SGOT yang tidak bermakna pada kontrol dan perlakuan 2, namun terjadi penurunan yang bermakna apabila dibandingkan dengan perlakuan 1. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi parasetamol dan tramadol lebih aman untuk hepar dibandingkan penggunaan parasetamol saja.